Ini dia beberapa sikap lelaki yang tidak disukai wanita

Sifat lelaki yang tidak disukai Oleh Wanita


Modal ganteng dan tajir belum tentu bisa membuat wanita senang. Dua modal tersebut juga tidak cukup untuk membuat hubunganmu langgeng. Lebih dari itu kebiasaan dan karakter adalah poin penting untuk menjaga hubungan tetap sehat dan penuh rasa cinta.
Jangan sampai kebiasaanmu membuat wanita menjauh atau membuat wanita lain tak ingin mendekati Anda. Hal yang lebih berbahaya adalah jika kamu tidak menyadari memiliki kebiasaan buruk yang tidak disukai oleh wanita.
Oleh karena itu, kenali diri Anda dan analisis diri Anda sendiri. Agar bisa membantumu admin akan memberikan rangkuman dari berbagai sumber kebiasaan buruk lelaki yang tidak disukai oleh wanita.

Pertama, Tidak Punya Visi

Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang sangat jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan memiliki tujuan mulia. Dalam pembukaan surah an Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu Dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.

Namun kenyataanya yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami suka menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Tuhan. Ingat bahwa setiap dosa pasti akan ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga akan hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”


Kedua, Kasar


Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan Dari tulang rusuk yang bengkok. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu menjadi patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalu di jaga, di lindungi, di manja, di sayangi, dan di perlakukan dengan baik, bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Tuhan memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang sangat baik) an Nisa: 19.

Banyak para suami hanya menganggap istri sebagai sapi perahan. Dia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Banyak laki-laki atau suami yang seenaknya berlaku kasar kepada wanita bahkan sampai main hakim sendiri. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan allah swt.. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang itu masuk neraka karena menyiksa seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang sudah merdeka.

Ketiga, Sombong

Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Sehingga wanita tidak mau memiliki lelaki sombong dan tidak mau menghargai wanita

Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga kebanyakan lelaki tidak mau menganggap jasa wanita. Bahkan jarang sekali mau mendengarkan perkataan wanitanya. Patut di ingat bahwa kelahiran seorang balita karena adanya kesabara dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

Keempat, Tertutup


Nabi SAW. adalah contoh suami yang baik. Karena tidak ada sikap yang tidak diketahui oleh para istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Jika hendak keluar dengan salah satu seorang istrinya, nabi melakukan kesepakatan dengan cara undian, supaya tidak memunculkan kecemburuan dari yang lain. Jika nabi akan mengunjungi salah seorang istrinya, Nabi akan izin terlebih dahulu kepada istri yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorangpun istri ingin dikesampingkan dari orang lain.

Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau dia tidak memberi tahukan penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya selama ini. Sikap semacam ini yang tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama dia mau bermusyawarah, lalu menentukan atas tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan dan penuh tanggung jawab. Jika seorang suami ataupun laki-laki memiliki sifat plinplan maka kebanyakan wanita akan mempertimbangkan lagi karena khawatir karena sifat plinplan itu membuat rumah tangga ataupun hubungan akan hancur. 

Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini sangat menunjukkan bahwa melakukan kebohongan adalah sikap yang sangat bertentangan dengan iman itu sendiri.

Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Kebohongan inilah yang membuat wanita ataupun para istri sanga siap untuk di ceraikan ataupun di tinggalkan daripada harus tinggal dan mempunyai seorang lelaki pembohong.

Ketujuh, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. meminta perlindungan kepada allah dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa dan kenapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan kemauannya karena sikap pengecut dari suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.

Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kedelapan, Pemalas


Di antara doa Nabi saw. adalah meminta perlindingan kepada Allah swt. dari sikap malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit karena sumber rejeki tertutup. Para istri sangat tidak menyukai seorang suami yang pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami. 

Kesembilan, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam disaat seorang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru untuk semua laki-laki khususnya yang sudah berumah tangga. Umar beranggapan bahwa  hak istri adalah mengungkapkan semua keluh kesahnya kepada sang suami. Sebab hanya kepada suami sang istri menemukan tempat untuk mencurahkan isi hatinya itu. Karena itu seorang suami sebisa mungkin untuk selalu lapang dada atas semua omongan sang istri. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baiknya sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kasih sayang agar sang istri merasa nyaman berada disampingnya. Sebab ketika sang istri marah-marah ataupun banyak bicara tentang masalahnya ia sangat membutuhkan sikap penuh kasih sayang dari seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

Kesepuluh, Perhitungan



Saat bersama wanita, Anda terlalu perhitungan. tidak mau mengeluarkan uang jika orang lain juga tidak melakukannya. Atau Anda sangat mudah marah karena uang yang Anda keluarkan saat makan bersama wanita kesayangan rupanya lebih besar daripada yang lain. Hemat itu memang penting, tapi jangan lalu perhitungan. Kamu bisa cari cara lain untuk berhemat.

Dan yang terakhir yaitu, Dekat dengan banyak cewek


Punya teman wanita itu biasa, tapi juga perlu menjaga agar pacar atau pasangan Anda agar tidak cemburu dengan hal itu. Terbuka saja dengannya tentang sejumlah teman wanita yang di miliki Anda. Tidak boleh ada kesan sembunyi-sembunyi yang membuat dia curiga.



Semoga Info tersebut bisa membuat para laki-laki sadar akan spesialnya seorang wanita, karena wanita tidak layak disakit namun wanita seharusnya di kasih sayang yang begitu utama dan selalu memberikan perhatian lebih kepadanya.


Salam Pengetahuan

1 Response to "Ini dia beberapa sikap lelaki yang tidak disukai wanita "

Iklan Atas Artikel

DomaiNesia
www.domainesia.com
DomaiNesia